Indra Sjafri Antarkan Langkah Timnas Indonesia U-22 ke Final SEA Games 2019

Pelatih Indra Sjafri langsung mengucapkan syukur dengan ditandai prosesi sujud selama 7 detik.

Pertandingan semifinal SEA Games 2019 sangat menguras tenaga dan emosi. Para pemain berjibaku di lapangan selama 120 menit dan selama itu pula para penonton di tribune stadion maupun layar kaca dibuat geregetan

Bagaimana tidak, Timnas Indonesia U-22 yang seharusnya sudah bisa nyaman dengan keunggulan 2-0 malah kehilangan fokus. Dua penggawa Merah Putih yang selama ini dielu-elukan, Nadeo Argawinata dan Zulfiandi, justru membuat hati pencinta sepak bola nasional dag-dig-dug tak karuan

Saat sorak sorai pendukung Garuda Muda menggema, Zulfiandi yang sepanjang laga bermain lugas dan tanpa kompromi melakukan sebuah kesalahan fatal. Entah panik atau mulai meremehkan perjuangan lawan, jenderal lini tengah Indonesia itu gagal mengontrol bola. Zulfiandi bertanggung jawab dengan terus berusaha merebut kembali bola dari penguasaan lawan. Nahas, Aung Kaung Mann tanpa ampun menceploskan bola ke gawang Nadeo

Belum hilang rasa terkejut, Myanmar kembali mencetak gol semenit kemudian. Setelah Zulfiandi melakukan blunder, ganti Nadeo yang melakukan kesalahan fatal. Kiper Borneo FC yang disebut-sebut memiliki kemiripan fisik dengan kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, tak dapat menangkap bola dengan sempurna. Bola terlepas dan Win Naing Tun dengan mudah mencetak gol penyama kedudukan.

Kondisi makin mencemaskan. Bayangan kekalahan seperti yang pernah diterima Timnas Indonesia U-22 kala berhadapan dengan Vietnam kembali terngiang-ngiang. ‘Beruntung‘ buat Garuda Muda, skor 2-2 bertahan hingga 90 menit waktu normal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *